Senin, 14 Maret 2016
RANGKAIAN FF D
RANGKAIAN FLIP-FLOP D
Gambar diatas memperlihatkan Data flip-flop yang dilengkapi denganmasukan enable/clock. Fungsi input enable/clock diatas adalah untuk menahan data masukan pada jalur Data (input D) agar tidak diteruskan ke rangkaian RS flip-flop. Prinsip kerja dari rangkaian Data flip-flop dengan clock diatas adalahsebagai berikut.
1 .Apabila input clock berlogika 1 “High” maka input pada jalur data akan di teruskan ke rangkaian RS flip flop, dimana pada saat input jalur Data 1 “High” maka kondisi tersebut adalah Set Q menjadi 1 “High” dan pada saat jalur Data diberikan input 0 “Low” maka kondisi yang terjadi adala Reset Q menjadi 0 “Low”.
2. Kemudian Pada saat input Clock berlogika rendah maka data output pada jalur Q akan ditahan (memori 1 bit) walaupun logika pada jalur input Data berubah. Kondisi inilah yang disebut sebagai dasar dari memor 1 bit.
Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel Data flip-flop berikut.
Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel Data flip-flop berikut.
RANGKAIN FLIP - FLOP RS
JIKA R= 0 MAKA KEDUA LAMPU AKAN HIDUP BERGANTIAN (KELAP-KELIP)
JIKA R= 0,S= 1 DAN Q'= 0 MAKA SALAH SATU LAMPU AKAN HIDUP
JIKA R= 1, S= 0 MAKA Q= 0, Q'= 1 MAKA SALAH SATU LAMPU AKAN HIDUP
JIKA R= 1, S= 1 MAKA Q= 0, Q'= 0
Rabu, 02 Maret 2016
Rabu, 27 Januari 2016
MENGUKUR RANGKAIAN SERI DAN PARALEL
Rangkaian seri
Untuk mengukur R total, hubungkan ke-empat tahanan dengan multimeter dan klik satuan ohm pada multimeter
100 Ohm + 300 Ohm + 400 Ohm + 200 Ohm
= 1.000 kΩ
Untuk mengukur arus hubungankan multimeter dengan tahanan dan tegangan secara seri dan klik A pada multi meter untuk melihat hasil :
I = V/R = 12/1000 = 0,012 A x 1000 = 12 mA
VR1 = 0,012 x 100 = 1,2 volt
VR2 = 0,012 x 300 = 3,6 volt
VR3 = 0,012 x 400 = 4,8 volt
VR4 = 0,012 x 200 = 2,4 volt
Rangkaian Paralel
Terlebih dahulu kita gambarkan rangkaian tersebut, seperti dibawah ini :
Untuk mengukur R total, hubungkan ke-tiga tahanan dengan multimeter dan klik satuan ohm pada multimeter.
Dengan rumus: Rtotal = 1/R1 + 1/R2 + 1/R3
= 1/200 + 1/300 + 1/100
= 3/600 + 2/600 + 6/600
= 11/600
Untuk mengukur arus di tiap - tiap resistor, hubungankan multimeter dengan tahanan dan tegangan secara seri dan klik A pada multi meter untuk melihat hasil :
I = V/R = 12/ 600 = 0,02 A x 1000 = 20 mA
VR1 = 0,02 x 200 = 4 volt
VR2 = 0,02 x 300 = 6 volt
VR3 = 0,02 x 100 = 2 volt
Langganan:
Postingan (Atom)















